Rancang Bangun Sistem Informasi Santunan Kematian Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Purwakarta

  • Deden Ahmad Hidayat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Dharma Negara Business & Informatics School
  • Nanang Mulyana Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Dharma Negara Business & Informatics School
  • Asep Nadir Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Dharma Negara Business & Informatics School

Abstract

Perkembangan teknologi komputer telah mendorong terjadinya perubahan berbagai ilmu, baik dalam kajian ataupun implementasi di lapangan. Kebijakan pemberian bantuan sosial santunan kematian di Kabupaten Purwakarta merupakan salah satu kebijakan yang dilaksanakan dalam membantu masyarakat miskin di Kabupaten Purwakarta terhindar dari kemungkinan terkena dampak risiko sosial yang ditimbulkan dari pembiayaan prosesi kematian. Kebijakan ini mulai sepenuhnya dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta sejak tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pemberian bantuan sosial santunan kematian di Kabupaten Purwakarta tahun 2008 dan mendeskripsikan faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Pendekatan penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi belum berlangsung dengan baik dan terdapat faktor-faktor penghambat yang diklasifikasikan dalam faktor internal dan faktor eksternal. Implementasi kebijakan dilihat dari aspek organisasi, interpretai, dan aplikasi.

Published
2018-12-31
How to Cite
HIDAYAT, Deden Ahmad; MULYANA, Nanang; NADIR, Asep. Rancang Bangun Sistem Informasi Santunan Kematian Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Purwakarta. Jurnal Informatika Dharma Negara, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 13-16, dec. 2018. ISSN 2656-4017. Available at: <http://jidan.stmikdharmanegara.ac.id/index.php/jidan/article/view/10>. Date accessed: 12 dec. 2019. doi: https://doi.org/10.6868/jidan.v1i1.10.